Artikel yang sedang dibaca: 4 Dosa Besar Gereja Kristen Yang Sering Dijumpai Saat Ini

11/08/2012

4 Dosa Besar Gereja Kristen Yang Sering Dijumpai Saat Ini

4 Dosa Besar Gereja Kristen Yang Sering Dijumpai Saat Ini

4 Dosa Besar Gereja Kristen Yang Sering Dijumpai Saat Ini

4 Dosa Besar Gereja Kristen Yang Sering Dijumpai Saat Ini

4 Dosa Besar Gereja Kristen Yang Sering Dijumpai Saat Ini


4 Dosa Besar Gereja Kristen Yang Sering Dijumpai Saat Ini. Ini mengerikan. Tidak peduli bagaimana Anda berpikir tentang hal yang satu ini, berputar, atau mengatakan itu - dosa adalah hal yang benar-benar mengerikan dan tentu saja Tuhan tidak suka. Namun kendati kenyataannya berbahaya untuk kita, kita sering kali meremehkan dosa-dosa tertentu yang sebenarnya merupakan dosa yang tidak bisa dimaafkan.

Di mata Yesus, semua dosa sama mengerikannya. Yesus menanggung sendiri, segala macam dosa yang dibuat oleh manusia ketika dia mati di kayu salib. Sayangnya, ada beberapa dosa tertentu yang merajalela di gereja hari ini. Dosa-dosa yang najis, keji, dan mengerikan daripada dosa terburuk yang dapat Anda bayangkan sebelumhya.

Mengapa mengerikan? Tentu saja, Gereja adalah tubuh persatuaan jemaat dan orang-orang Kristen, dimana bersama-sama kita belajar dan berkumpul serta menjadi satu dalam Kristus, apa yang terjadi jika didalam Tubuh gereja sendiri masih terdapat beberapa tokoh yang melakukan semacam penyelewengan buruk? Dosa dan penyelewengan (kesalahan) berikut yang telah melanda sebagian besar gereja di dunia saat ini.

1. Pemisahan Diri
Pemisahan secara resmi dihapuskan lama dalam sejarah Gereja, apalagi semenjak pemisahan diri dari gereja katolik terdahulu. Sayangnya, akar dari dosa ini berjalan jauh, dan kita melihat tanda-tanda yang tragis di banyak gereja saat ini.

Sayangnya, banyak gereja memilih untuk menyesuaikan pendekatan mereka dan pesan sedemikian rupa bahwa mereka pada dasarnya "desainer" gereja-gereja masa kini, sehingga yang menjadi kenyataan dan realitasnya adalah mereka bukan lagi tubuh Gereja namun mereka adalah "geng".

Kita seringkali sengaja atau tidak menindas, membedabedakan serta menganggap orang-orang dari ras yang berbeda, tingkat pendapatan, budaya, bahasa, atau beberapa perbedaan lainnya sebagai sesuatu yang buruk. Mari kita melihat dari dekat Galatia 3:28 dan pastikan kita benar-benar hidup itu: "Tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki dan perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus. "

Pemisahan bukan hanya tentang pengecualian ras. Ini tentang pengecualian pada tingkat manapun. Dan itu murni bertentangan dengan Injil Alkitab.

2. Ketidaktoleranan (Sulit menerima)
Subyek intoleransi menimbulkan ruam keberatan toleran. Mari kita jujur ​​dengan diri kita sendiri. Tentu, ada banyak isu di mana Allah jelas menarik garis. Ada masalah lain, bagaimanapun, di mana penafsiran Alkitab sah menyimpang dan berbeda satu dengan yang lain, meski dalam satu sumber Alkitab yang sama.

Apakah Anda toleran terhadap seorang saudara yang kepribadian bentrokan dengan Anda? Apakah Anda toleran terhadap seorang pemimpin yang gaya kepemimpinan yang tidak menyenangkan?


3. Kemunafikan
Kata-kata Yesus yang paling langsung yang disimpan untuk orang-orang yang paling religius pada waktunya, yakni orang Farisi. Dia menunjukkan religiusitas mewah mereka yang tidak memiliki spiritualitas yang sejati.  Dia mengkritik fakta bahwa mereka tumpukan beban setelah beban di pundak rakyat - standar, aturan, hukum, dan rekayasa luar Alkitab. Dia menemukan tindakan sopan mereka yang dilakukan untuk pertunjukan murni dimana ia tidak benar-benar sungguh ingin melakukannya, atau hanya sekedar formalitas semata dimana kemunafikan itu terpancar. Yesus mengecam orang-orang munafik untuk menghakimi dosa dalam kehidupan orang lain, ketika hidup mereka busuk dengan kejahatan.

4. Penghakiman
Sepupu dekat Kemunafikan adalah penghakiman, dan seberapa sering kita melihat sikap ini di gereja-gereja saat ini. Satu Ahli Alkitab menggambarkan penghakiman sebagai "semangat kritis dengan sikap mengutuk." Tidak peduli apa yang Anda hakimi dan mengenai apa, apakah penting untuk menghakimi segala sesuatu?. Kenapa? Karena penghakiman yang tidak sehat dan semena-mena adalah dosa.

Christian Penulis Jerry Bridges telah mengamati bahwa penghakiman dapat muncul dalam isu-isu panas standar seperti pakaian, musik, dan alkohol, tetapi juga muncul dalam isu-isu teologis seperti Calvinisme, perjanjian pemisahan, / dispensasionalisme, model baptisan, dll Hati manusia berdosa, bahkan yang sudah ditebus sekalipun, rentan terhadap penghakiman.

Sekarang, Pikirkan.

Berhenti untuk sesaat. Jika Anda telah membaca artikel ini sejauh ini, ada sesuatu yang Anda sekarang harus lakukan. Berhenti sejenak dan berpikir.

Dapatkah Anda mengidentifikasi salah satu dari empat dosa dalam kehidupan Anda sendiri? Pikirkan kembali selama seminggu terakhir. Setiap segregasi? Intoleransi? Kemunafikan? Penghakiman? Setiap jejak buruk?

Jika demikian, mengakuinya di hadapan Tuhan sekarang. Cari dan meminta maaf kepada orang yang sudah anda lukai, meski meminta maaf itu sulit, percayalah, MAAF adalah kata terindah untuk mengobati sakit hati :D 4 Dosa Besar Gereja Kristen Yang Sering Dijumpai Saat Ini